Jas Merah : Wilayah Otonomi kasultanan Banten mestinya ada 6 Propinsi memandang asal-usul istimewa kedaerahannya

Jas Merah : Wilayah Otonomi kasultanan Banten mestinya ada 6 Propinsi memandang asal-usul istimewa kedaerahannya.

Sebagai wangsa ( keturunan ) Gunung sepuh kasultanan Banten, Pajajaran dan Bang Wetan Mojopahit  ( sebutan Sultan Agung Hanyokrokusumo/ Panembahan Senopati pada Sultan ageng  ( Kaisar) Banten ) yang juga peranakan sisa 2 kekaisaran yang paling akhir bertahan di Indonesia, yakni Pajajaran dan Mojopahit,

Di tinjau dari silsilah keturunan ningrat Mojopahit, posisi Sultan Banten adalah di Bang Wetan, karena adalah sisa dari turunan Prabhu Hayam Wuruk ( dari Bhre Wirabhumi, ke puteranya Bhre Daha penerus Prabhu Blambangan/ Mojopahit Wetan. Wetan bahasa Jawanya : Timur). Di silsilah tercantum, Mataram dari adik kemenakannya Hayam Wuruk, ( Wikramawardhana ke Bhre Kertabhumi ke Bondan Kejawan/ Lembu Peteng menantu Ki Joko Tarub cucu Sunan Kudus/ Raden Iman ( Raden peranakan Mojopahit-Samudera Pase ( masih adik sepupu Ki Sunan Gunung Jati dari turunan Syekh Jamaluddin al-Husain ke Barakat Zaenal Alim adik putera sulung Syekh Jamaluddin al-Husain Ali Nurrul ‘Alim. Dulu tiap Syarif adalah juga menjabat Qodhi/ Hakim Agung, hingga pejabat tinggi kekaisaran Abbasiyah. Anaknya Ki Bondan Kejawan ini termasuk Raden Ki Ageng Selo, kakek buyutnya Ki Gede Pemanahan pendiri Mataram. Sunan Kudus ini disebut demikian juga karena terkenal dengan keahliannya sebagai arsitektur pembuat masjid Kudus. Berasal dari istilah Qudds di Palestina/ masjid kota suci kedua setelah Mekah. Walau kota suci ada juga Madinah mestinya dan Mesjid Nabawi- juga tempat Pak Karno membuat taman pohon dari menanam pohon-pohon  berasal dari Indonesia di Madinah yang waktu itu masih kebanyakan gurun dan pohon kurma saja. Sunan Kudus membuat Masjid Kudus berarsitektur campuran arsitek Mojopahit dan Qudds terlihat dari kubah gaya masjid Qudds yang terpengaruh gaya Abbasiyah yang mengadopsi gaya seni Persia dan menara masjid Kudus. Sebenarnya justru arsitektur Mojopahit tidak beda dengan arsitektur Masjid jaman Nabi SAW. Sunan Kudus juga menghargai tenggang rasa dengan tradisi Mojopahit, di mana dulunya penduduknya berasal dari Hindu memuliakan hewan sapi. Maka ketika berkurban Sunan Kudus mengirim kerbau. Hingga kota Kudus pun juga terkenal dengan kuliner kerbau ), dan bukan dari peranakan Kusumawardhani puteri Hayam Wuruk ( kakaknya Bhre Wirabhumi), melainkan dari selir. Lantaran dari selir, maka posisinya adik kekerabatan/ adik sepupu.

Karena status Sultan ageng Banten kemudian juga di sebut Kaisar Banten, tidak berubah, sedangkan Mataram sejak berperang saudara dan perjanjian Giyanti terpecah jadi 3, kemudian juga berubah status jadi Sultan Mangkubhumi ( Sultan Perdana Menteri ) tiap-tiapnya.

1. Propinsi DI Banten

2. Propinsi DKI Jakarta

3. Propinsi Lampung

4. Propinsi Jawa Barat

5. Propinsi Jawa Tengah, melalui penguasaan di Jepara termasuk sebagai wilayah bawahan kasultanan Banten

6. Propinsi Jawa Timur, melalui hak waris sisa keturunan wangsa Sunan Giri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s