65. Bhre Kertabhumi

English: Genealogical diagram of Rajasa Dynast...
English: Genealogical diagram of Rajasa Dynasty, the royal family of Singhasari and Majapahit. (Photo credit: Wikipedia)
Dari keterangan silsilah ini, di dapat bahwa setelah Ratu Suhita bertakhta di Mojopahit, takhta Mojopahit tidak lagi di pegang oleh turunan Hayam Wuruk.  Melainkan dari turunan selir Wikramawardhana, yang di lihat dari garis silsilah berasal dari adiknya Hayam Wuruk.
Menurut tulisan Prof. Dr. Slamet Mulyana, di buku Runtuhnya kerajaan Hindu-Jawa dan timbulnya negara-negara Islam di Nusantara   ( hal.22-23), menurut  Pararaton, bahwa dalam Paregreg, Bhre Daha di emban oleh Hyang Wisesa ( Wikramawardhana) dari Blambangan ke Majapahit. Sudah pasti bahwa
setelah kematian Bhre Wirabhumi ( putera dari selir Hayam Wuruk), Raden Gajah di hukum mati, kemudian takhta Blambangan di serahkan pada Bhre Daha, puteranya. Kemudian seterusnya menjadi wangsa Blambangan. Termasuk kemudian bersambungan silsilah dengan Sunan Giri/ Raden Paku, melalui pernikahan Sayid Ishak dengan puteri Blambangan.
Juga tanda penerus garis Hayam Wuruk tinggal Blambangan. Dan wangsa kerajaan Sunan Giri.
Temuan hubungannya dengan sejarah wangsa kerajaan Islam, turunan Sunan Giri/ Blambangan/ Hayam Wuruk, tinggal kasultanan Banten, dan Bali. Ada pun di telusuri dari indeks silsilah, Mataram dari Kertabhumi dari Wikramawardhana, dari adiknya Hayam Wuruk. Makanya senopati Hanyokrokusumo menyebut pasukan Bang Wetan pada pasukan Banten sewaktu di Gresik ( Babad Mataram, Dr. Purwadi M. Hum). Tentunya yang di maksud Bang Wetan ialah saidin Sultan Banten.
Nederlands: Foto. De gespleten poort bij het g...

Nederlands: Foto. De gespleten poort bij het graf van Sunan Giri (Photo credit: Wikipedia)

Nederlands: Negatief. Een seblang danseres in ...

Nederlands: Negatief. Een seblang danseres in Blambangan, Oost-Java (Photo credit: Wikipedia)

Di masa Bhre Kertabhumi naik takhta Prabhu Mojopahit, Mojopahit semakin surut. Melalui perang perebutan kekuasaan, hingga para pembesar korupsi. Rakyat menjadi miskin. Kekacauan dan kejahatan telah lama bermunculan.
Tapi tetangganya di Jawa Barat, kerajaan Pajajaran justru semakin berkembang. Prabhu Siliwangi yang sejak mudanya belajar kitab kuno Sutasoma dan ilmu 10 macan siluman mengembangkan wilayah Pajajaran hingga ke Jepara dan Mertasinga ( Singapura) yang dulunya bernama Tumasik, di kuasai Mojopahit.
Old Dutch map showing the location of Pakuan, ...

Old Dutch map showing the location of Pakuan, the ancient capital of the Sundanese kingdom of Pajajaran, near Bogor city in West Java (Photo credit: Wikipedia)

Prabhu Siliwangi menikah dengan puteri Dipati Mertasinga, Rara Subanglarang yang beragama Islam.

Dari pernikahannya dengan Rara Subanglarang, berketurunan Pangeran Cakrabuwana, Rara Santang, dan Pangeran Sengara/ Kian Santang ( berkedudukan di Garut).
Pangeran Sengara/Kian Santang ini konon memiliki senjata rahasia berupa keris-keris paku. Dan memelihara harimau. Bahkan termasuk harimau siluman, yang kadang nampak di gunung.
Memang jika melintasi Jawa barat, nampak perupaan Prabhu Siliwangi di buat dengan macam-macam jenis macan, dari macan kumbang, tutul, hingga harimau.
Prabhu Kertabhumi juga menikah dengan isteri pertamanya puteri sulung Raja Anom yang beragama Islam, Darawati.
Raja Anom juga muridnya Syekh Maulana Malik Ibrohim, yang juga menantunya. Syekh Maulana Malik Ibrohim menikah dengan puteri kedua Raja Anom, Candrawati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s