60. Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada sejak Tribhuwanatunggadewi ke Hayam Wuruk

Wringin Lawang, a 14th century Majapahit split...

Wringin Lawang, a 14th century Majapahit split gate in Trowulan. (Photo credit: Wikipedia)

Prabhu Jayanegara yang telah di juluki Kala Gemet telah tewas akibat di racun Tabib Ra Tanca.

Jayanegara sisa dari putera Dara Jingga, nyaris hendak menikahi Tribhuwanatunggadewi untuk menguatkan kedudukannya sebagai Prabhu. Tapi bhayangkarinya Tribhuwana, Gajah Mada telah mengatur pernikahan antara Tribhuwanatunggadewi dengan Pangeran Kediri.

Dengan mangkatnya Kala Gemet, maka Tribhuwanatunggadewi yang di pastikan di tahbiskan jadi Ratu Prabhu Majapahit.

Upaya mualaf  Mojopahit melalui Samudera Pase.  Dengan terjadinya peristiwa Pangeran Mojopahit  malah di bunuh Sultan Samudera Pase waktu melamar Puteri Samudera Pase yang turut belapati bunuh diri kemudian.

English: The main Stupa crowning the Borobudur...

English: The main Stupa crowning the Borobudur Buddhist monument in Java, Indonesia. The largest Buddhist monument in the world, it was built in the 8th century by the Sailendra dynasty. The upper rounded terrace with rows of bell shaped stupas containing Buddha images symbolize Arupadhatu, the sphere of formlesness. The main stupa itself is empty, symbolizing complete perfection of enlightenment. (Photo credit: Wikipedia)

Pada sekitar masa Ratu Tribhuwatunggadewi ini, salah satu Pangeran Mojopahit terpikat untuk melamar Puteri Sultan Samudera Pase yang cantik jelita. Bahkan Pangeran Mojopahit dan puteri Samudera Pase telah menjalin hubungan asmara.

Di masa itu, mungkin kasultanan Samudera Pase juga telah tersohor perkembangannya, bahkan menjadi pengganti Sriwijaya. Di mana Sultan-sultan Samudera Pase juga masih keturunan dinasti Mohrat, atau nama lain dari turunan Dharmasraya yang kemudian jadi keluarga Raja-raja Islam.

Bahkan Pangeran Mojopahit melamar sebelum munculnya kerajaan Malaka berabad kemudian, dengan Raja pertamanya Paramisora menikah dengan puterinya Zainal Abidin, kemudian Sultan Samudera MasiPase, puterinya Megatiskandarsyah.

Tapi setiba di kasultanan Samudera Pase, Pangeran Mojopahit di tolak lamarannya oleh Sultan Samudera Pase, bahkan di bunuh. Puteri Samudera Pase ikut belapati bunuh diri.

SUMPAH GAJAH MADA

Masih di masa Ratu Tribhuwanatunggadewi, di halaman alun-alun istana, Gajah Mada mengumumkan sumpahnya, Sumpah Palapa. Sumpah tekad untuk bersungguh-sungguh mempersatukan wilayah nusantara.

Tadinya sumpah Gajah Mada ini di cemooh oleh para pembesar kerajaan Mojopahit. Di anggap mustahil. Tapi Gajah Mada telah bertekad keras.

English: Gajah Mada statue in front of Telecom...

Gajah Mada juga mengangkat Adityawarman, sisa dari turunan Mahamantri Singosari yang di hadiahi puteri Dara Petak (adik Dara Jingga), oleh Sri Rama Raden Wijaya. Adiyawarman di angkat sebagai Mahamantri dan Senopati Mojopahit.

Gajah Mada dan Adityawarman memulai ekspedisi militer  di Sumatera. Kasultanan Samudera Pase termasuk sasaran utama untuk di taklukkan Mojopahit.

Ekspedisi militer Gajah Mada dan Pangeran Adityawarman ke Sumatera misi utama ke Samudera Pase

Pasukan Gajah Mada dan Adityawarman mulanya bergerak menuju kerajaan Sriwijaya, kerajaan yang mayoritas  umat Budha.

Pasukan Gajah Mada dan Adityawarman berhasil menundukkan Sriwijaya. Tapi masih terdapat sisa-sisa kekuasaan kerajaan di Sumatera yang masih dalam misi ambisi Gajah Mada untuk menaklukkannya di bawah panji negara  Mojopahit.

Untuk menguasai Samudera Pase, Gajah Mada perlu mendekati orang-orang Singosari di sekitar Sumatera Utara

Pasukan Mojopahit menemukan, bahwa masih terdapat kerajaan Indrawarman, yang juga di dirikan oleh mantan pasukan Singosari yang menetap di Sumatera. Kerajaan Indrawarman ini terletak di sekitar Deli, atau wilayah Serdang. Di sekitar Tapanuli, atau Batak. Makanya di masa modern ada seperti istilah Baja, atau peranakan Batak-Jawa.

Gajah Mada menemui Indrawarman

Orang-orang Singosari telah menikah dengan penduduk setempat kemudian menjadi bermarga Sisingamangaraja, Siregar, Silo, Sinaga, Simanjuntak, Simorangkir, dll, seperti di masa kini.

Gajah Mada menduduki Malaka dan Tumasik ( Singapura)

 

Sultan Samudera Pase juga peranakan Arab minta bantuan pada Arab

Pasukan Mojopahit dan pasukan Batak menyerbu Samudera Pase

Sultan Samudera Pase sempat kabur dari ibukota melalui jalur laut kiri kemudian bertahan lagi.

Kegagalan Gajah Mada menguasai Samudera Pase, sementara prajuritnya kehabisan perbekalan

Bahasa Indonesia: Lokasi Kota Padang di Provin...

Bahasa Indonesia: Lokasi Kota Padang di Provinsi Sumatera Barat Kategori:Peta penunjuk posisi di Indonesia (Photo credit: Wikipedia)

Karena sebagai keturunan terakhir Dharmasraya Sriwijaya, puteri Dara Jingga peranakan Singosari, Pangeran Adityawarman membelot mangkir dari kesatuan Mojopahit waktu Gajah Mada hendak menggempur Sriwijaya dan mendirikan keraton Kulisadhara di Bukittinggi, Padang.

English: Adityawarman Museum, Padang, West Sum...

English: Adityawarman Museum, Padang, West Sumatra, Indonesia (Photo credit: Wikipedia)

Gajah Mada menduduki Padang dan menghukum Adityawarman, tanpa menghancurkan istana Kulisadhara di Bukittinggi

Munculnya istilah Padang bengkok

Melalui ekspedisi Gajah Mada, Mojopahit hampir menguasai seluruh Sumatera kecuali Samudera Pase

Gajah Mada meneruskan ekspedisi ke Bali

Gajah Mada kemudian menduduki Tarakan ( Kalimantan), Dompu ( Sulawesi), Timor-timur, Papua.

Ratu Tribhuwanatunggadewi mengangkat putera sulungnya, Hayam Wuruk meneruskan takhta keprabon Mojopahit

Prabhu Hayam Wuruk yang masih membujang terpikat dengan kecantikan Puteri Dyah Pitaloka. Kemudian  mengirimkan pinangannya pada Pajajaran. Dan Puteri Dyah Pitaloka beserta keluarga Pajajaran menerima lamarannya.

Gajah Mada mempertimbangkan tinggal Negara Sunda Pajajaran, yang  belum tunduk pada Mojopahit

Kesalahan Gajah Mada di Pasundan Bubat melanggar perintah tugas dari Prabhu Hayam Wuruk.

Prabhu Hayam Wuruk menuliskan surat permintaan maaf pada Kerajaan Pajajaran.

Gajah Mada mempensiunkan dirinya sendiri dari jabatan Mahapatih dan mempersembahkan tulisan kitab hukum negara pada Prabhu Hayam Wuruk, berjudul Kutaramanawa (Pengabdian buat Sang Prabhu).

Gajah Mada di sembunyikan oleh Prabhu Hayam Wuruk untuk di hindari dari musuh-musuhnya yang hendak membalas dendam.

Mangkatnya Gajah Mada, dan hingga kini tidak di ketahui persis di mana makamnya.

Prabhu Hayam Wuruk mengangkat 4 Mahapatih sebagai pengganti Gajah Mada, di antaranya Gajah Pagon, dll.

Prabhu Hayam Wuruk mencanangkan moto pemerintahan Kerajaan Mojopahit,” Gemah ripah loh janawi tata tenterem kerta raharja jasa.”

Prabhu Hayam Wuruk mengizinkan permukiman umat Islam di Mojopahit.

Prabhu Hayam Wuruk, Prabhu Mojopahit yang di kritik kurang meneruskan upaya ekspansi Gajah Mada dan juga di sebut sebagai Prabhu di masa puncak kejayaan Mojopahit.

Perbandingan dengan masa Mahapatihnya Gajah Mada,sebagai pendamping Prabhu Hayam Wuruk, adalah Gajah Mada membuka perluasan wilayah keprabon Mojopahit, dan meningkatkan semangat perkembangan keprabon Mojopahit menjadi kerajaan adidaya di Asia. Sedangkan Prabhu Hayam Wuruk sepeninggal Gajah Mada lebih berupaya di benteng pertahanan negara dan urusan pemerataan kesejahteraan rakyat. Dan Hayam Wuruk lebih menekankan hubungan antar daerah dengan jalan damai. Bahkan Hayam Wuruk di masa bujangnya sempat terzolimi oleh asal ambisi Gajah Mada, di mana mestinya dapat menikah dengan gadis dambaannya, Puteri Dyah Pitaloka.

Sejak masa di bentuknya keprabon Mojopahit, atau melalui Gajah Mada, di urusan pasukan kerajaan, Mojopahit telah mempunyai berbagai jenis pasukan, seperti pasukan Bhayangkari (pasukan khusus pengawal Raja dan puteri Mojopahit, biasanya keluarga terdekat Prabhu), pasukan caraka ( pasukan intelijen/polisi), pasukan tamtama (prajurit), hingga pasukan jaladi mantri (pasukan pembunuh suruhan Prabhu).

Maka keseluruhan elemen aparat keprabon Mojopahit ini juga di tentukan dari sifat Prabhunya. Di masa Prabhu Hayam Wuruk sepeninggal Gajah Mada, justru jarang di temukan Prabhu mengutus pasukan jaladi, tapi lebih giat di urusan soal pemerataan kesejahteraan buat segenap rakyat. Bahkan di cerita Negarakertagama di sebut, Prabhu Hayam Wuruk hingga berjalan ke pelosok-pelosok desa, untuk memperhatikan bagaimana nasib rakyatnya hingga di pelosok.

relief Hayam Wuruk naik kereta kencananya

relief Hayam Wuruk naik kereta kencananya

Tapi dengan kehilangan sosok Gajah Mada, Prabhu Hayam Wuruk pun bagaikan Kapten kesebelasan bertahan kehilangan Striker andalannya. Striker andalan yang mampu mengembangkan Mojopahit hingga menjadi keprabon adidaya di dunia di abad 13m.

Prabhu Hayam Wuruk di akhir masa pemerintahannya mulai sering beristirahat di candi Surowono

Prabhu Hayam Wuruk mangkat dengan menurunkan warisan takhta pada puteri sulungnya Kusumawardhani yang menjadi bibit kontroversi Bhre Wirabhumi dan paregreg Mojopahit.

Kelak Ratu Suhita keturunan Kusumawardhani-Wikramawardhana tidak berketurunan lagi. Dari keturunan Wikramawardhana dengan selir jadi Mataram. Demak punah di Jawa. Maka turunan Hayam Wuruk tinggal keluarga kasultanan Banten Darussalam sejak abad 17 m. Dan perbandingan peninggalan kitab hukum Mojopahit buatan Gajah Mada, Kutaramanawa (Pengabdian buat Sang Prabhu Hayam Wuruk).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s