45b. Nabi Muhammad SAW., di asuh Kakeknya Abdul Mutholib, Pemimpin Quraisy

Setelah wafatnya ibundanya Siti Aminah ra., usai mengajak puteranya, Muhammad (SAW)., yang baru berusia 6 tahun berziarah ke makam bapaknya, Abdulah Mutholib, Muhammad SAW., di ambil untuk di asuh oleh kakeknya, Abdul Mutholib.

Abdul Mutholib masih menjabat sebagai Pemimpin / Kepala negara kota Mekah. Maka kedudukan beliau Muhammad ( SAW)., sangat istimewa waktu itu sebagai bangsawan tinggi sekaligus cucu Pemimpin kota Mekah yang di dirikan juga oleh kakek-kakek buyutnya, Nabi Ibrohim ‘as., dan puteranya Nabi Ismail ‘as  ( Founding father of Mecca).

Beliau Muhammad (SAW.,) mendapat gelar Al-Amin ( terpercaya) oleh penduduk Arab dan Yahudi

Walau cucu Pemimpin/ Kepala Negara Mekah, beliau Muhammad ( SAW.,) sejak kecil hingga bertumbuh remaja tidak sombong, baik hati, sederhana dan suka menolong. Bahkan juga terkenal sangat  terpercaya, mulai kejujuran hingga mengemban amanat.  Maka mendapat gelar Al-Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s